Home » Ilmu Psikologi » Psikologi Kepribadian » Psikologi Diagnostik – Pengertian dan Manfaatnya

Psikologi Diagnostik – Pengertian dan Manfaatnya

by Khanza Savitra

Dalam seluruh aspek kehidupan terdapat suatu cabang ilmu yang menjadi pedoman dalam kehidupan. Cabang ilmu yang berguna untuk memberikan penilaian terhadap seorang individu dalam hal karakter. Salah satu cabang ilmu itu disebut juga dengan ilmu psikologi.

Pengertian dari psikologi secara umum adalah ilmu yang mempelajari tentang karakter dalam memahami masalah fisik dan psikis seorang individu. Psikologi banyak berperan dan memberikan manfaatnya untuk membantu mengatasi masalah yang di alami seseorang dan mencarikan solusinya secara bersama-sama.

Mendalami ilmu psikologi dapat dipelajari sejak sekolah menengah atas, berlanjut hingga ke bangku kuliah dimana pengertian dan pembahasan yang diberikan semakin detail dan terinci. Ilmu psikologi juga terbagi menjadi beberapa bagian salah satunya dikenal dengan nama psikologi diagnostik. Manfaat dari psikologi diagnostik ini berperan untuk mengetahui kelainan psikologi seorang individu.

Artikel terkait :

Sejarah Psikologi Diagnostik

Dalam ilmu psikologi terdapat banyak pembagian dalam memahami karakter seorang individu termasuk psikologi diagnostik. Psikologi diagnostik adalah ilmu yang mempelajari bagaimana mengetahui karakter dari kelebihan dan kelemahan seorang individu. Psikologi diagnostik ini  pertama kali diperkenalkan oleh Herman Rosschach pada tahun 1921 dengan tes yang dikenal dengan nama tes rorschah.

Sebelumnya pada tahun 2200 sebelum masehi perusahaan di China juga sudah mulai menerapkan psikologi diagnostik untuk untuk melakukan penerimaan bagi karyawan baru yang ingin bekerja di perusahaan mereka. Namun cara penerimaan karyawan baru tersebut belum diketahui bahwa itu bagian dari psikologi diagnostik.

Setelah tahun 1921 baru kemudian diketahun bahwa cara tesebut bernama psikologi diagnostik. Seiring dengan perkembangan zaman teori ini semakin diketahui banyak orang dan dimanfaatkan untuk berbagai macam kebutuhan. Selain itu banyak instansi yang juga menggunakan praktek untuk psikologi diagnostik ini dalam mengoptimalkan masalah individu yang ada. (Baca juga :  Hakikat manusia dalam perspektif psikologi)

Cara Kerja Psikologi Diagnostik

Psikologi diagnostik yang dilakukan untuk mendapatkan manfaat informasi dalam berbagai hal harus memiliki cara kerja dalam memahami individu. Diantaranya cara kerja dalam psikologi diagnostik adalah :

Fisiognomi

Fisiognomi adalah salah satu cara kerja dari psikologi diagnostik dengan menggunakan wajah sebagai gambaran dari individu yang sedang akan diteliti. Membaca karakter wajah dengan cara ini tergolong simpel karena tidak memerlukan alat khusus dan waktu yang panjang untuk membaca karakter seseorang. Selain itu fisiognomi ini tidak memerlukan bertemu langsung karena dapat dilakukan dengan melihat fotonya saja. (Baca juga : Psikologi faal)

Kraniologi

Dalam melakukan pemeriksaan akan psikologi diagnostik juga dapat dilakukan dengan kraniologi. Kraniologi menggunakan cara kerja dengan berdasarkan tengkorak yang terdapat didalam kepala. Dengan melakukan pemeriksaan ini memerlukan bantuan alat secara medis untuk mengetahui ukuran dan perbandingan tengkorak seseorang dengan orang lainnya. (Baca juga : Psikologi eksperimen)

Grafologi

Pernahkan dalam melamar suatu pekerjaan Anda menulis surat lamaran dengan menggunakan tulisan tangan. Ternyata ilmu untuk mengetahui karakter seseorang dengan menggunakan tulisan tangannya disebut dengan grafologi. Biasanya tulisan tangan sangat berhubungan dengan karakter seseorang baik itu kelebihan yang dimilikinya dan kekurangannya. Dalam memahami karakter seseorang dengan menggunakan cara grafologi ini juga tergolong simpel karena Anda hanya perlu mengetahui teori tentang tulisan tangan saja. (Baca juga : Psikologi sastra)

Wawancara

Selanjutnya cara kerja dari psikologi diagnostik adalah dengan melakukan serangkaian tes wawancara. Dimana dalam wawancara Anda akan melihat seluruh bentuk dari individu mulai dari cara duduk, cara dia menyampaikan penapat, cara bertanya dan intonasi dari suara.

Dalam wawancara ini hanya ada Anda dan dirinya sehingga Anda bisa fokus dalam memahami karakter yang dimiliki oleh individu. Cara kerja wawancara ini masih tergolong yang paling sering dilakukan mulai dari masuk perguruan tinggi, penerimaan beasiswa dan melamar pekerjaan. (Baca juga : Antropologi)

Psikotes

Lain halnya dengan psikotes untuk memahami karakter seseorang diperlukan rangkaian tes yang disebut dengan psikotes. Rangkaian tes tersebut biasanya banyak dilakukan pada saat penerimaan karyawan baru dan jalur masuk ke perguruan tinggi. Hingga sekarang psikotes tetap dilakukan dan menjadi tolak ukur dalam melihat kemampuan seseorang apakah dapat diterima atau tidak. (Baca juga : Psikologi forensik)

Itulah beberapa cara kerja dari psikologi diagnostik yang dapat dipilih salah satu untuk memahami kelebihan dan kekurangan karakter individu.

Penerapan Psikologi Diagnostik

Psikologi diagnostik memerlukan tempat penerapan yang tepat agar manfaatnya dapat terasa sekali. Beberapa instansi telah menerapkan psikologi diagnostik ini karena bagian kerja dari instansi yang sangat sesuai. Berikut ini penerapan dalam penggunaan psikologi diagnostik di instansi beserta tujuan dari penerapanya antara lain adalah sebagai berikut :

  • Rumah sakit

Rumah sakit khusus adalah rumah sakit tempat menampung dan memberikan solusi bagi seseorang yang mengalami kelainan psikologis. Pada dasarnya fungsi rumah sakit khusus ini hanya dihuni oleh orang-orang yang memiliki gangguan kejiwaaan. Ditempat ini nantinya mereka akan diberikan arahan atau semacam penyelesaian masalah agar gangguan yang dialami dapat diatasi dengan baik. (Baca juga : Psikologi keperawatan)

  • Rutan

Rutan adalah tempat dimana para pelaku ditahan sesuai dengan batas waktu keputusan. Rutan biasanya dihuni oleh orang yang melakukan tindak kriminal dan juga pengedar narkoba. Seiring waktu tindak kejahatan yang terjadi dalam kehidupan tidak menunjukkan angka penurunan, yang ada justru tindak kejahatan semakin meningkat seiring dengan tingkat ekonomi yang semakin sulit dan kesenjangan sosial yan makin nampak.

Terlebih lagi pengedar narkoba yang semakin aktif sehingga semakin banyak generasi muda yang terlibat penggunaan narkoba. Bahan adiktif ini sangat berbahaya sekali bagi kesehatan. Pemakai narkoba memerlukan tindakan seperti rehabilitas agar dapat benar-benar sembuh, hanya saja hal tersebut tetap memerlukan waktu dan dukungan dari berbagai pihak. (Baca juga : Teori psikoanalisis klasik)

  • Sekolah atau kampus

Penerapan psikologi diagnostik selanjutnya adalah disekolah dan kampus-kampus. Tujuan dari penerapan di sekolah atau kampus adalah sebagai pengembangan studi dimana bertujuan untuk mempelajari ilmu psikologi secara lebih detail dan menyeluruh. Disisi itu pengembangan studi psikologi ini penting mengingat semakin banyaknya orang-orang yang memiliki gangguan psikologis akibat dari tekanan hidup yang dialami. (Baca juga : Tipe kepribadian manusia)

  • Perusahaan

Perusahaan juga merupakan salah satu tempat dimana diterapkannya psikologi diagnostik. Pada umumnya perusahaan melakukan penerapan ini dengan tujuan untuk melakukan perekrutan bagi karyawan baru. Hasilnya nanti akan dipilih karyawan baru yang sesuai dengan kemampuan dan yang dibutuhkan oleh perusahaan yang bersangkutan.

Selain itu perusahaan terutama perusahaan besar melakukan penerapan psikologi diagnostik ini dengan melakukan beberapa tahapan penyeleksian karyawan. Adapun beberapa tahapan antara lain administrasi, psikotes, bahasa inggris, wawancara dan kesehatan. (Baca juga : Psikologi anak)

  • Laboratorium

Laboratorium dalam penerapan psikologi diagnostik bertujuan untuk pengembangan ilmu psikologi dengan baik. Semakin hari ilmu harus dikembangkan untuk mengetahui pembahasan yang sebelumnya tidak diketahui. Selain itu tujuannya adalah untuk menjabarkan lebih teliti pembahasan suatu bahasan yang telah dibahas sebelumnya namun hanya secara garis besar saja. (Baca juga :Konsep diri dalam psikologi)

Jadi penerapan psikologi diagnostik sudah mulai merambah keberbagai tempat tidak hanya di bidang kesehatan saja.

Manfaat Psikologi Diagnostik

Sejak telah dikenal luas sebagai suatu cabang ilmu yang bermanfaat untuk mendiagnosa karakter seorang individu, psikologi diagnostik sudah banyak diterapkan dalam segala bidang karena manfaatnya. Berikut ini ulasan mengenai manfaat dari psikologi diagnostik antara lain :

1.Meneliti kelebihan individu

Setiap individu memiliki kelebihan-kelebihan yang terdapat didalam diri mereka masing-masing. Dan kelebihan dalam diri individu terkadang dapat dikenali oleh dirinya sendiri ataupun dari orang lain.

Beberapa kelebihan tentu memerlukan serangkaian tes untuk mengetahuinya karena kelebihan yang dimiliki kadang tidak begitu tampak. Bisa jadi hal ini terjadi karena individu tersebut tidak mengenali kelebihan yang dimilikinnya tersebut. Berbeda jika seorang individu mengenali kelebihannya tentu hal ini akan tampak karena dia berusaha untuk mendalami kelebihan yang dimiliki.

Salah satu manfaat dari psikologi diagnostik adalah adalah untuk meneliti kelebihan yang ada pada diri seorang individu, agar kelebihan yang selama ini tidak diketahui menjadi diketahui. Contoh kelebihan yang jarang diketahui adalah kemampuan seseorang dalam melakukan analisa dalam permasalahan.

Permasalahan yang ada kadang memang tidak begitu diharapkan muncul namun jika masalah yang ada muncul maka seseorang dengan kelebihan analisa yang tinggi dapat segera menemukan cara keluar tanpa perlu merasa tertekan.

Namun terkadang individu ini tidak mengetahui kelebihannya tersebut sehingga itu dianggap sebagai hal yang biasa saja. Berbeda jika dia bekerja disuatu perusahaan yang memerlukan seseorang dengan tingkat analisa tinggi. Maka dia bisa menjadi salah satu andalan pada perusahaan tersebut untuk memecahkan masalah yang terjadi di lingkungan perusahaan.

Artikel terkait :

2. Mengetahui titik kelemahan

Manfaat dari psilologis diagnostik selanjutnya adalah untuk mengetahui kelemahan individu. Dalam manfaat psikologi diagnostik ini dengan mengetahui kelemahan individu maka dapat membantu individu untuk berusaha menonjolkan kelebihan yang dimilikinya, sehingga kelemahan individu dapat diatasi dengan baik. Dengan adanya psikologi diagnostik ini dapat memberikan masukan kepada individu untuk meningkatkan kelebihan yang dimilikinya.

Salah satu contoh kelemahan yang terdapat pada individu adalah tidak bisa bekerja sama dengan tim. Bekerja sama dengan tim dalam perusahaan yang besar diperlukan agar pekerjaan terasa lebih ringan dan cepat terselesaikan. Dengan itu diharapkan individu yang mengalami kesulitan dalam bekerja sama dapat terbantu dengan diberikan pekerjaan yang sesuai dengan kelebihannya saja.

Artikel terkait :

3. Membantu meningkatkan potensi

Mengetahui kelebihan sejalan dengan berusaha mengoptimalkan kelebihan atau potensi yang dimiliki. Potensi setiap individu berbeda-beda dan diperlukan serangkaian pemeriksaan untuk potensi mengatahui yang dimiliki. Agar potensi meningkat juga diperlukan latihan khusus dan kerajinan dengan banyak melakukan hal-hal yang berkaitan dengan peningkatan potensi yang dimiliki.

Potensi yang meningkat dapat dilakukan dengan sering melakukan serangkaian kegiatan yang semakin membuat potensi meningkat. Contohnya jika Anda termasuk orang yang suka menulis maka alangkah baiknya sering menulis dan mengirimkannya ke majalan atau koran untuk dipbulikasikan. Atau bisa juga bekerja sebagai pekerja lepas dalam bidang tulis menulis.

Artikel terkait :

4. Penerimaan karyawan baru

Selanjutnya manfaat dari psikologi diagnostik dalam dunia kerja adalah untuk penerimaan karyawan baru. Setiap perusahaan hampir setiap tahunnya melakukan penerimaan karyawan baru. Hal ini bertujuan untuk mengisi kekosongan bangku jabatan karena ada beberapa karyawan yang telah memasuki masa pensiun. Untuk itu dalam penerimaan karyawan baru diperlukan serangkaian tes termasuk psikologi diagnostik ini.

Manfaatnya adalah untuk dapat melakukan seleksi dari semua calon karyawan yang mendaftar yang mana kelebihan karyawan yang dirasa diperlukan oleh perusahaan. Jadi saat perusahaan telah mendapatkan calon karyawan yang kelebihan dan kekurangannya dapat diterima maka dapat dipastikan calon karyawan tersebut akan diterima menjadi karyawan perusahaan.

Beberapa perusahaan kadang juga melakukan serangkaian cara kerja psikologi diagnostik untuk benar-benar mendapatkan calon karyawan pilihan dengan kualitas yang sesuai. Itu kenapa dalam melamar suatu pekerjaan terutama diperusahaan besar penyeleksian yang dilakukan bisa mencapai tujuh tahap agar mendapatkan calon pribadi yang unggul. (Baca juga : Psikologi industri dan organisasi)

5. Memposisikan karyawan sesuai dengan jabatan

Masih manfaat dalam dunia kerja psikologi diagnostik yang dilakukan juga bermanfaat untuk memposisikan karyawan sesuai dengan jabatan diperusahaan. Hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja dari perusahaan karena menempatkan karyawan sesuai dengan kelebihan yang dimilikinya.

Dan keuntungan bagi karyawan, mereka dapat melakukan tugas dari pekerjaanya dengan senang hati karena mereka menyukai jabatan yang kini diterima. Posisi karyawan terutama karyawan baru yang melamar suatu jabatan di perlukan jabatan yang dapat diatasi oleh karyawan itu sendiri. Hal ini berkaitan dengan tanggung jawab yang diambil saat posisi tersebut diserahkan kepadanya. (Baca juga : Cabang-cabang psikologi)

6. Mendiagnosa adanya kelainan psikologis

Kelainan psikologis dalam diri individu dapat terjadi karena beberapa hal seperti masa lalu, trauma, stres, depresi, menjadi bahan olokan dan sering mendapatkan perlakuan yang tidak baik memiliki dampak panjang bagi kejiwaan seseorang. Kelainan psikologis memerlukan penanganan yang tepat agar dapat segera sembuh. Selain itu dengan adanya psikologi diagnostik ini diharapkan dapat membantu melakukan diagnosa dalam kelainan yang dimiliki seorang individu.

Adapun kelainan psikologi antara lain :

  • Gangguan emosi dimana penderita memiliki emosi yang berlebihan dan cenderung emosi yang dimiliki tidak stabil dalam kehidupannya sehari-hari.
  • Gangguan persepsi adalah gangguan yang berkaitan dengan halusinasi yang terjadi dan dirasakan oleh indivisu.
  • Gangguan psikomotor adalah penderita menjadi begitu akitf dan sering bergerak tanpa disuruh ini tentu dangat menganggu sekali karena terlalu aktif sebagai individu.

Itulah beberapa kelainan psikologi yang wajib diwaspadai bagi seorang individu.

Artikel terkait :

7. Membantu memahami karakter individu

Pada dasarnya setiap individu memiliki karakter yang berbeda-beda. Karakter seseorang sangat dipengaruhi oleh latar belakang keluarga dan lingkungan sekitar dimana dia dibesarkan. Tujuan dari diadakannya psikologi diagnostik adalah untuk membantu memahami karakter dari individu. Karakter sesorang ada yang suka berbicara dan ada yang pendiam.

Untuk orang yang memiliki karakter suka berbicara maka jenis profesi yang cocok adalah salesman atau yang dapat menawarkan produk-produk terbaru kepada konsumen. Selain itu yang suka bicara juga bisa menjadi mastef of ceremony dalam acara pernikahan, acara rapat dan acara keluarga.

Sedangkan untuk orang yang pendiam mungkin lebih cocok untuk profesi yang berada dibelakang layar atau profesi yang lebih banyak menggunakan komputer dalam menyelesaikan pekerjaan yang ada. Jadi dengan memahami karakter individu dapat menjadi tolak ukur dalam memberikan perlakuan yang sesuai dengan kepribdian mereka.

Artikel terkait :

8. Memberikan perilaku yang sesuai

Manfaat dari psikologi diagnostik selanjutnya adalah  memberikan prilaku yang sesuai dengan kepribadian individu. Langkah ini merupakan manfaat lanjutan dari memahami karakter individu. Jadi setelah Anda mengetahui karakter seorang individu maka selanjutnya adalah dengan memberikan perilaku yang sesuai atau setidaknya mengimbangi.

Salah satu contohnya adalah seseorang dengan kemampuan bicara yang andal maka teman kerjasama yang cocok untuk dia adalah orang yang juga memiliki kemampuan bicara yang handa. Sehingga beban pekerjaan menjadi seimbang dan tidak dirasakan berat rasanya. (Baca juga : Psikologi kepribadian)

Itulah beberapa manfaat dari psikologi diagnostik dalam memahami seorang individu.

Profesi untuk Psikologi diagnostik

Sesuai dengan penjelasan diawal bahwa pengertian dari psikologi diagnostik adalah untuk mengetahui karakter seseorang baik itu kelebihannya dan kekurangannya. Dan dalam mengetahui karakter tersebut diperlukan cara kerja yang dapat memberikan gambaran dari diagnosa. Adapun profesi untuk psikologi diagnostik yang berhubungan antara lain :

  • Psikolog

Psikolog adalah salah satu jenis pekerjaan yang berhubungan dengan upaya pemberian penyuluhan dan penanganan bagi orang yang mengalami gangguan jiwa. Disini peran psikolog menjadi tempat konsultasi pasien dalam mencoba memberikan penanganan yang tepat bagi pasien dalam masalah yang dimilikinya. (Baca juga : Kode etik psikologi)

  • Psikiater

Perannya hampir sama dengan psikolog namun seorang psikiater memiliki kelebihan berupa dapat memberikan obat bagi pasien jika dirasakan pasien memerlukan obat-obat tersebut. Sedangkan untuk psikolog tidak terdapat kode etik yang menyatakan boleh memberikan obat-obatan. Jadi intinya seorang psikolog tidak diizinkan untuk memberikan obat-obatan. Manfaat dari psikiater juga dapat membantu pasien untuk mengatasi masalah yang dialaminya agar segera menemukan solusi dari masalah yang ada. (Baca juga : Kognitif,afektif dan psikomotorik)

  • HRD

HRD adalah singkatan dari human resouscer development. Fungsi dari HRD ini secara garis besar adalah manajemen yang paling bertanggung jawab dalam proses penyeleksian penerimaan karyawan baru dari awal hingga akhir. Jika setiap penyeleksian terdapat tujuh tahapan maka tugas HRD adalah untuk bertanggung jawab secara keseluruhan hingga proses penerimaan karyawan baru ini berakhir.

Selain itu tugas HRD adalah untuk melihat potensi dari  setiap calon karyawan yang melamar berupa kelebihan dan kelemahan yan dimilikinya. Dan jika sudah diketahui tugas HRD selanjutnya adalah untuk memberikan pelatihan-pelatihan selama masa tertentu untuk mengoptimalkan kinerja dari karyawan baru kemudian dapat melakukan tanggung jawab penuh terhadap pekerjaan yang diberikan kepada dirinya.

  • Petugas sosial

Profesi selanjutnya untuk psilologi diagnostik adalah petugas sosial. Sesuai dengan namanya sosial adalah kinerja yang banyak berhubungan dengan banyak orang dan turun langsung kemasyarakat.

Dengan adanya psikologi diagnostik ini diharapkan dapat membantu petugas sosial untuk memahami karakter setiaporang yang ditemui sehingga dapat memperlakukan mereka sesuai dengan kepribadian yang merka miliki. Manfaat dari ini adalah untuk menghindari perselisihan yang mungkin saja bisa terjadi dilapangan.

  • Petugas bimbingan konseling

Bimbingan konseling merupakan tempat untuk profesi yang berkaitan dengan psikologi diagnostik. Dimana peran dari petugas bimbingan konseling ini adalah untuk memberikan arahan yang tepat dari masalah yang dialami oleh individu. Petugas bimbingan konseling terdapat di sekolah-sekolah dan biasanya yang turun langsung adalah guru yang memang memiliki ilmu dibidang tersebut. Selain itu untuk mengoptimalkan kinerja dari para petugas bimbingan konseling juga diberikan teori sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah. (Baca juga : Psikologi sosial)

Itulah beberapa jenis profesi yang berhubungan dengan psikologi diagnostik dalam kehidupan sehari-hari.

You may also like