Sponsors Link

8 Contoh Asosiasi dalam Psikologi Komunikasi

Sponsors Link

Dalam topik ini, kita akan membahas mengenai contoh asosiasi dalam psikologi komunikasi. Sebagaimana kita ketahui, psikologi komunikasi merupakan cabang dari ilmu psikologi yang berfokus pada pengamatan perilaku pada saat terjadi interaksi yang melibatkan komunikasi di sana. Komunikasi terdiri dari berbagai macam bentuk, ada komunikasi intrapersonal (komunikasi pribadi), komunikasi interpersonal (komunikasi antar pribadi), komunikasi antar kelompok dan lain sebagainya. Ilmu ini tidak hanya membahas tentang hubungan interpersonal dalam psikologi komunikasi, namun juga hubungan intrapersonal itu sendiri.

ads

Komunikasi intrapersonal merupakan salah satu bentuk komunikasi paling mudah untuk kita temukan karena ini merupakan bentuk komunikasi dalam diri sendiri. Komunikasi pribadi ini terdiri dari beberapa macam tahap, yaitu sensasi, asosiasi, persepsi, memori dan berpikir. Penjelasan masing-masing proses ini bisa dipelajari lebih mendalam lagi di dalam psikologi komunikasi. Asosiasi merupakan salah satu tahapan yang ada dalam komunikasi intrapersonal. Bila didefinisikan, maka asosiasi mengandung makna sebagai proses menyamakan makna yang diterima dengan pengalaman masa lalu. (Baca juga: Ciri pendekatan dalam psikologi komunikasi)

Supaya lebih mudah dalam mengetahui gambaran asosiasi ini, maka berikut ini adalah beberapa macam contoh asosiasi yang ada di dalam psikologi komunikasi. Penjelasan ringkas ini bisa meningkatkan pemahaman kita terhadap proses asosiasi yang ada sebagai bagian dari proses komunikasi intrapersonal. Berikut contohnya:

  1. Trauma

Pada saat seseorang mengalami suatu kejadian tertentu dan ternyata ada ingatan yang berhubungan dengan kejadian tersebut di masa lalu, maka seseorang akan menyamakan dengan apa yang telah terjadi tersebut sebagai sesuatu yang disebut trauma. Seseorang mungkin akan menghindari hal tersebut karena dalam ingatannya hal tersebut menyakitkan, menakutkan dan patut untuk diwaspadai. (Baca juga: Ruang lingkup psikologi komunikasi penjelasan lengkap)

  1. Ketakutan

Karena asosiasi merupakan proses kedua yang muncul setelah adanya sensasi, maka biasanya dalam proses ini seseorang akan mencocokkan kesamaan-kesamaan pengalaman yang pernah dialami sebelumnya dengan kejadian saat ini. Misalnya, seseorang akan merasa takut pada saat berjalan di tempat sepi. Sensasi yang diterimanya akan diasosiasikan dengan pengalaman-pengalaman dengan nuansa horor tertentu.

  1. Kerinduan

Seseorang yang merasa rindu juga merupakan salah satu bentuk dari asosiasi. Rindu muncul akibat terbawa suasana yang mengingatkan seseorang terhadap pengalaman masa lalunya yang menyenangkan. Katakanlah ketika seseorang sedang mendengarkan musik romantis tertentu, ia akan memulai menyamakan pengalaman tersebut dengan pengalaman sebelumnya sehingga timbul rasa rindu. (Baca juga: Fakta psikologi tentang rindu)

  1. Kegelisahan (Firasat)

Saat seseorang menjatuhkan gelas secara tidak sengaja, ia bisa saja berspekulasi akan mengalami suatu kejadian yang tidak menyenangkan. Ini merupakan proses komunikasi intrapersonal dimana terjadi perdebatan dalam diri sendiri mengenai apa yang sebenarnya sedang terjadi. Akibatnya, timbul perasaan gelisah akibat dari proses asosiasi tersebut. Sebenarnya hal ini sering kita alami ketika kita tidak sengaja melakukan sesuatu dan mulai berfirasat. Kenyataannya, dalam psikologi komunikasi ini merupakan sebuah proses asosiasi.

  1. Panggilan

Seseorang yang dipanggil namanya akan mengalami sensasi mendengar. Selanjutnya proses ini akan dilanjutkan dengan proses asosiasi berupa mengenali suara dan mencocokkannya dengan pengalaman sebelumnya. Inilah yang menyebabkan seseorang bisa dengan mudah meneruskan interpretasinya dan menengok pada siapa ia dipanggil. Proses ini biasanya berlangsung cepat, karena sudah termasuk bagian dari alam bawah sadar.

  1. Tersesat

Saat seseorang tersesat, ia bisa saja merasa bahwa ia pernah melalui jalan tersebut. Pada mulanya ia akan merasakan sensasi melihat situasi sekitar. Informasi yang dikumpulkan ini kemudian berusaha diingat-ingat dengan mencocokkan kembali pengalaman masa lalunya. Proses komunikasi intrapersonal ini biasanya berlangsung di dalam diri seseorang, dimana ia akan mencoba menerka-nerka apakah ia benar-benar tersesat atau tidak hingga nantinya akan timbul suatu persepsi-persepsi tertentu sesuai dengan jenis emosi yang muncul.

Sponsors Link

  1. Ujian

Seseorang yang merasa kesulitan menjawab soal pada saat ujian juga melibatkan proses asosiasi di dalamnya. Ia mulanya akan mulai bersensasi dengan melihat soal-soal yang ada di hadapannya. Ingatannya kemudian akan membawanya untuk menyesuaikan dengan pengalaman-pengalaman sebelumnya. Bila ingatan tersebut berhasil ia bangun, maka tidak menutup kemungkinan proses asosiasi berhasil dan diteruskan pada proses berpikir selanjutnya.

  1. Kekecewaan

Seseorang yang mengalami kekecewaan juga melalui proses asosiasi. Harapan yang tidak sesuai dengan kenyataan menyebabkan ia menyamakan pengalaman tersebut dengan pengalaman sebelumnya. Bentuk kecewa merupakan salah satu hasil dari proses asosiasi yang terjadi dari komunikasi intrapersonal. Seseorang yang mengalami kekecewaan umumnya juga bisa disebabkan karena perasaan kecewa di masa lalunya yang memiliki kesamaan dengan perasaan yang sekarang sedang dialami. Tentu saja ini tergantung dari tipe kepribadian manusia.

Demikian beberapa macam contoh dari proses asosiasi yang ada dalam komunikasi intrapersonal. Kita bisa menelaah lebih banyak lagi mengenai proses asosiasi ini. Yang jelas, sesuai dengan konsep komunikasi intrapersonal sendiri sudah banyak dijelaskan bagaimana proses yang berlangsung akan dimulai dari sensasi hingga berpikir. Tahap-tahap tersebut yang kemudian patut dibedakan satu sama lain sehingga bisa menjadikan pemahaman kita lebih mendalam mengenai perbedaan dari setiap proses yang ada. Dengan adanya contoh asosiasi dalam psikologi komunikasi tersebut, kita bisa semakin memahami konsep dari proses asosiasi dalam komunikasi intrapersonal.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :