Sponsors Link

15 Cara Mengatasi Stres Pada Mahasiswa di Kampus

Sponsors Link

Dunia perguruan tinggi menuntut usaha yang lebih signifikan dari para siswanya daripada ketika masih bersekolah di jenjang pendidikan dasar, menengah dan atas. Sekali Anda memasuki perguruan tinggi, mungkin Anda akan menyadari bahwa sesama murid lebih termotivasi, para pengajar  lebih menuntut, pelajaran yang lebih sulit dan Anda juga diharapkan untuk bersikap lebih mandiri. Standar akademik yang tinggi dan apa yang dituntut dari setiap siswa juga akan lebih jelas daripada ketika masih di bangku sekolah.

ads

Sebagai akibat dari tuntutan – tuntutan baru ini, sudah umum bagi para siswa perguruan tinggi untuk mengalami tingkatan stres yang lebih tinggi terkait dengan kondisi akademis mereka. Banyak siswa yang mendapati bahwa diri mereka harus mengembangkan keahlian baru untuk menyeimbangkan tuntutan akademis dengan mempertahankan gaya hidup sehat. Belum lagi tuntutan untuk lebih mandiri dan melakukan segala sesuatunya sendirian, dan mulai memasuki dunia orang dewasa, yang dapat membuat para mahasiswa baru kewalahan dengan segala perubahan.

Manajemen Stres Bagi Mahasiswa

Stres timbul ketika tingkat ketegangan melewati tingkat energi Anda, hingga menghasilkan perasaan kewalahan yang berlebihan. Selama tingkat energi masih berada di atas tingkat ketegangan, maka kondisi mental akan baik – baik saja. Namun ketika energi sedang rendah dan ketegangan tinggi, itu akan menghasilkan kecemasan, depresi dan perasaan kewalahan. Cara mengatasi stres pada mahasiswa untuk membantu meredakan ketegangan mental yaitu:

1. Makan dengan teratur

Makanan yang cepat saji dan mengandung banyak lemak akan menurunkan tingkat energi dalam tubuh sehingga mengarah kepada ketahanan rendah terhadap stres. Anda akan berakhir merasa sangat lelah dan justru mengonsumsi makanan junk food untuk menambah energi, yang justru akan membuat tubuh terasa lebih buruk. Usahakan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan sayuran, buah dan gandum. Ketahui juga mengenai cara agar masuk jurusan psikologi, fakta tentang jurusan psikologi, dan prospek kerja lulusan psikologi.

2. Olahraga

Ketika sedang merasa stres, banyak bergerak mungkin akan menjadi hal terakhir yang ingin Anda lakukan. Namun aktivitas fisik selama 20 menit saja akan dapat membantu menurunkan tingkat stress Anda. Sesi olahraga sebanyak 3-4 kali setengah jam dapat meringankan stres yang dialami. Cobalah melakukan olah raga yang Anda nikmati, seperti berenang , bersepeda, joging atau yoga. Olahraga juga dapat menjadi cara mengatasi stres pada ibu rumah tangga secara efektif dan juga cara mengatasi stres pada anak usia dini dan cara mengatasi stres pada anak sekolah.

3. Hindari stimulan buatan

Stimulan buatan seperti pil yang mengandung kafein atau obat – obatan resep mungkin akan membantu Anda tetap terjaga untuk semalaman agar dapat belajar, namun menekan keinginan tubuh untuk tidur akan menghasilkan kehabisan energi yang justru memperbesar peluang untuk stres. Sebab walaupun Anda tidak merasa mengantuk, tidak berarti tubuh tidak membutuhkan tidur.

4. Dapatkan dukungan emosional

Menyesuaikan diri dengan kehidupan perguruan tinggi dapat menjadi sesuatu yang sulit dan mencurahkan perasaan kepada seorang teman yang dapat dipercaya dapat menjadi cara mengatasi stres pada mahasiswa. Cara ini dapat mengurangi ketegangan yang dirasakan. Cobalah untuk berbicara kepada teman atau anggota keluarga yang dapat mendengarkan dan memberi nasihat yang membangun kepada Anda, atau mencari bantuan profesional kepada konselor atau psikolog. Jasa konseling biasanya tersedia pada pusat kesehatan mahasiswa.

5. Pertahankan minat Anda

Jadwal Anda mungkin akan padat diisi dengan berbagai kelas di kampus dan juga kelompok belajar, namun cobalah untuk menemukan beberapa jam setiap minggunya untuk mengejar suatu hobi atau aktivitas lain yang dapat dinikmati. Mempertahankan hobi dan minat di sela kesibukan berguna untuk tetap menjauhkan tanda – tanda stres dan cara menghilangkan beban pikiran. Lakukan sesuatu yang dapat mendatangkan kedamaian pada jiwa dan pertahankan kegiatan tersebut untuk cara mengatasi stres pada mahasiswa.

6. Mengikuti berbagai klub di kampus

Terkadang menjadi mahasiswa berarti jauh dari keluarga karena Anda menuntut ilmu di kota yang berbeda, bahkan bisa jadi di negara yang berbeda. Untuk mengatasi kesepian tersebut tentunya akan berguna jika Anda mulai bergaul dengan banyak orang baru. Terlibat dengan berbagai klub dan grup di kampus dapat menjadi obat yang bagus untuk kesepian karena jauh dari keluarga. Banyak berkenalan dengan orang baru dan kegiatan baru akan mengalihkan pikiran dari kesepian, juga menjadi kesempatan menjalin pertemanan baru. Memiliki teman untuk melakukan berbagai kegiatan bersama akan banyak menolong dari stres yang dirasakan sebagai mahasiswa, karena hal itu berguna sebagai pengalih perhatian dari pikiran – pikiran yang menyusahkan.

7. Cobalah untuk tidak membebani diri sendiri

Walaupun mengikuti banyak kegiatan merupakan cara mengatasi stres pada mahasiswa, namun hal itu juga dapat menjadi pemicu stres. Diantara jadwal kuliah yang padat, kelompok ekstrakurikuler, dan pekerjaan sampingan, akan sangat mudah untuk menerima beban pikiran yang melebihi kesanggupan seorang mahasiswa. Jika Anda sudah merasa kewalahan dengan berbagai kegiatan yang berlebihan, jangan merasa enggan untuk melepaskan beberapa diantaranya dan juga menolak berbagai kegiatan yang hanya akan menambah beban waktu Anda. Mulailah menjaga diri Anda sendiri dengan mengetahui batas ketahanan fisik Anda.


8. Hindari penggunaan alkohol dan obat terlarang

Usahakan untuk tidak melampiaskan stres Anda kepada perilaku yang tidak produktif, misalnya dengan mengonsumsi alkohol atau obat – obatan terlarang. Mungkin saja alkohol serta obat terlarang akan tampak menggoda sebagai alat pelepas stres yang ampuh namun Anda tidak akan merasa lega dalam waktu lama. Namun ketika pengaruh alkohol habis, masalah apapun yang belum terselesaikan dan menyebabkan stres Anda akan kembali. Belum lagi berbagai efek sampingnya seperti mual, pusing, kecanduan dan sebagainya yang akan dirasakan setelahnya. Anda juga akan beresiko untuk mengalami ketergantungan kepada alkohol serta penyalahgunaan obat – obatan.

9. Sempatkan untuk menenangkan diri

Latihan pernapasan akan berguna untuk membantu menurunkan tingkat stres dan ketegangan. Coba untuk mengambil napas perlahan melalui hidung, tahan napas selama beberapa detik, lalu hembuskan napas melalui mulut. Ulangi sebanyak yang diperlukan untuk membantu mencegah napas pendek – pendek dan memburu yang dialami ketika sedang stres atau mengalami ketegangan.

10. Coba untuk mengatur diri sendiri

Jika sebelumnya selalu ada orang tua yang mengatur segala sesuatunya untuk Anda, kini tentunya Anda harus belajar mengatur diri sendiri, termasuk mendisiplinkan diri. Mulai dari mengatur waktu, mengatur jadwal kegiatan, mengatur perlengkapan kuliah dan lain sebagainya harus dilakukan dengan terorganisir agar tidak menimbulkan stres karena ketidak teraturan yang menyusahkan. Sangat penting untuk tetap terorganisir dengan baik untuk dapat mengikuti irama belajar di perguruan tinggi.

11. Siapkan tempat pribadi

Pastikan agar Anda memiliki ruang pribadi untuk melakukan beberapa hal agar dapat fokus dan berkonsentrasi walaupun sedang tinggal bersama teman sekamar sebagai cara mengatasi stres pada mahasiswa. Jika tidak memungkinkan untuk tenang di kamar asrama Anda, temukan tempat tenang di perpustakaan, kantin, atau di mana saja yang memungkinkan yang dapat dikunjungi secara rutin agar dapat mempertahankan fokus dan menyelesaikan semua tugas. Ketahui juga manfaat mempelajari psikologi pendidikan dan manfaat mempelajari psikologi secara umum.


12. Buatlah jadwal harian

Ketika merencanakan aktivitas Anda ,pastikan bahwa ada waktu yang disediakan untuk belajar dan menyelesaikan tugas – tugas kuliah untuk cara mengatasi stres pada mahasiswa. Anda mungkin memerlukan lebih banyak waktu daripada yang disangka pada awalnya. Jadi paling baik untuk menyediakan waktu lebih daripada biasanya untuk mengantisipasi kejadian tidak terduga yang akan menghalangi Anda untuk belajar dengan fokus.

13. Banyak bergerak

Gerak tubuh dapat menjadi cara mengatasi stres pada mahasiswa,  menurunkan tingkat ketegangan dan menaikkan mood. Lingkungan kampus yang besar seringkali menawarkan kemungkinan untuk banyak bergerak dari satu gedung ke gedung lain, dan ini akan menjadi kesempatan baik untuk memperbanyak gerak tubuh. Misalnya, Anda dapat mengusahakan untuk berjalan kaki jika tempat tujuan di dalam kampus dapat dijangkau dengan mudah.

14. Tetap terhubung dengan keluarga

Dimanapun Anda berkuliah, tetap terhubung dengan keluarga akan membantu mengurangi kesepian yang dirasakan karena jauh dari rumah untuk pertama kalinya. Jauh dari orang tua bisa jadi sesuatu yang menyulitkan bagi mahasiswa baru.  Anda bisa menjaga komunikasi dengan keluarga melalui berbagai alat yang memungkinkan, terlebih lagi dengan adanya kecanggihan teknologi sekarang ini yang akan sangat memudahkan komunikasi.

15. Mendapatkan cukup waktu tidur

Mungkin Anda akan sangat tergoda untuk bergadang walaupun harus menghadiri kelas keesokan paginya, namun melanggar waktu tidur dan beristirahat akan meningkatkan level stres Anda. Kurang tidur akan mempengaruhi bagaimana cara kita menanggapi berbagai pemicu stres keesokan harinya. Selain itu juga akan membuat Anda beresiko mengalami penyakit serius seperti diabetes, obesitas, dan depresi. Orang dewasa pada umumnya memerlukan 7-9 jam tidur setiap malam. Usahakanlah untuk tidur bersamaan dengan jadwal yang normal pada malam hari.

Dunia perguruan tinggi seharusnya menjadi dunia yang dinikmati dan bukannya menjadi hal yang memicu stres dan depresi. Dengan cara mengatasi stres pada mahasiswa yang tepat, maka kehidupan kuliah Anda akan menjadi menyenangkan dan memberi manfaat bagi masa depan Anda kelak. Karena itulah sangat penting untuk tetap menjaga tingkat stres agar tetap terkontrol. Dengan demikian, kehidupan perkuliahan Anda akan memberikan manfaat untuk menambah kualitas diri Anda, dan bukannya memberi pengaruh buruk yang tidak akan membuat diri Anda bertambah maju.

Sponsors Link
, ,
Oleh :
Kategori : Psikologi Sosial