Home » Ilmu Psikologi » 10 Karakter Anak Melankolis

10 Karakter Anak Melankolis

by Rahmati

Melankolis adalah tipe orang yang menyenangkan dan sangat detail. Seperti informasi dan fakta karena keteraturannya, itu memiliki efek positif pada bidang akademik. Banyak anak melankolis berhasil di sekolah, dari 4 karakter manusia, kepribadian melankolis memiliki beberapa ciri yang sangat menonjol seperti berbakti, artistik, perfeksionis, sensitif, peduli, cerdas, hemat, sangat mementingkan melakukan sesuatu daripada tujuan, dan tidak terlalu menyukai perhatian.

Sedangkan sifat melankolis yang kurang baik adalah tidak mengungkapkan pendapat dengan baik, tidak bisa berkomunikasi atau bersosialisasi, pendendam dan selalu melihat sisi negatif dari masalah. Sifat melankolis dalam melakukan sesuatu hal bagaimanapun sangat teratur dan sesuai dengan aturan.

Orang dengan sifat melankolis mengikuti aturan pekerjaan yang diberikan kepadanya dan melakukan tugasnya dengan sebaik mungkin sampai selesai. Karakter melankolis pun mudah terpengaruh emosinya sehingga bisa menimbulkan kesan hangat pada orang lain.

Tertarik dengan karakter melankolis yang dikenal sebagai “si pemikir”? Berikut beberapa karakter anak melankolis yang perlu kita ketahui :

1. Cenderung sangat sensitif

Tipe kepribadian melankolis memiliki karakter yang kuat, jarang melakukan kesalahan. Mereka teliti, selalu memeriksa untuk melihat apakah mereka benar. Orang melankolis mengerti bahwa mereka tidak sempurna, tetapi mereka sangat benci ketika harus melakukan kesalahan. Mereka sangat tersinggung ketika seseorang secara langsung menunjukkan kesalahan mereka. Ini adalah karakter melankolis yang sangat sensitif terhadap hal-hal kecil atau besar yang paling menonjol.

2. Sangat kuat memegang prinsip atau keyakinan

Orang tipe melankolis cenderung bekerja tanpa lelah untuk mendapatkan pekerjaan yang baik. Mereka ingin mendapatkan pekerjaan yang sangat baik dan maksimal, sekalipun pekerjaan itu menyita waktu. Mereka biasanya lebih peduli tentang pekerjaan mereka daripada diri mereka sendiri.

3. Berpikir kritis

Tipe melankolis dapat menganalisis situasi jauh lebih baik daripada tipe kepribadian lainnya. Seorang melankolis memiliki kemampuan luar biasa untuk melihat “di balik layar” dan memahami apa yang sebenarnya terjadi.

4. Menuntut “mengikuti aturan”

Seorang melankolis mengikuti instruksi dengan ketat dan tidak mengerti mengapa orang lain tidak dapat melakukan hal yang sama dan hanya melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan. Misalnya, mereka sangat kesal ketika sedang antre dan orang lain menyerobot antrean tersebut. Bahkan jika itu tidak terjadi padanya, dia tidak mengikuti antrean, dia juga akan kesal dan merasa harus memperbaiki sesuatu.

5. Sangat detail

Melankolis menyukai informasi, fakta, angka, dan diagram. Semakin detail dan lengkap informasi yang kita berikan kepada mereka, semakin mereka menyukainya. Melankolis menuntut banyak hal bukan untuk menyelidiki sesuatu, melainkan ingin mendapatkan banyak informasi tentang hal-hal lain, yang tentunya sangat diperlukan.

6. Cenderung adaptable (suka mengikuti apa yang kebanyakan orang ikuti)

Seorang melankolis cenderung melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda dan dari sudut pandang kebanyakan orang. Apalagi ketika metode atau cara yang ingin mereka gunakan sudah terbukti berhasil, mereka cenderung tidak menggunakan cara lain. Namun, jika mereka merasa dapat memperbaiki situasi, mereka akan melakukan apapun yang mereka bisa untuk memperbaiki situasi. Mereka memiliki tanggung jawab yang terkadang melewati batas dan membuat mereka tampak seperti orang yang kebingungan.

7. Konsisten dan tidak pernah gagal dalam bercerita

Seperti karakter phlegmatis, seorang melankolis suka melakukan hal-hal dengan cara yang sama. Jika berhasil sekali, mengapa mengubahnya? Ini adalah pertanyaan yang sering muncul dari melankolis. Seorang melankolis menyukai pekerjaan yang berulang dan monoton, dibandingkan dengan seorang koleris dan kepribadian sanguinis yang menyukai perubahan. Variasi adalah sesuatu yang menggairahkan bagi koleris dan sanguinis, tetapi suatu masalah bagi melankolis. Mereka lebih suka bertahan dengan apa yang mereka tahu aman dan konsisten.

8. Sering murung dan bad mood

Orang melankolis sering bereaksi terhadap lingkungannya dan bereaksi dengan sangat bijaksana. Saat menghadapi tantangan/hambatan/cobaan, mereka cepat bereaksi negatif. Mereka tidak bereaksi dengan baik saat diberi tahu bahwa mereka melakukan kesalahan. Ini karena mereka memiliki keinginan yang kuat untuk selalu benar. Ini adalah beban yang selalu mereka bawa, yang menyebabkan melankolis, seringkali murung dan badmood, karena mereka sering memasukkan sesuatu ke dalam hati.

9. Tidak suka bersosialisasi

Melankolis adalah orang yang selalu berorientasi pada tugas dan menganggap pertemuan sosial tidak ada gunanya. Dia selalu berpikir bahwa “lebih baik mengerjakan tugas atau membaca buku daripada bertemu”. Jadi sebenarnya telah diamati bahwa hanya sedikit orang melankolis yang memiliki sedikit teman. Namun, di tempat kerja, orang melankolis sering mendapat promosi jabatan karena mereka melakukan pekerjaan dengan baik, bukan karena mereka disukai.

10. Cenderung pendendam

Melankolis adalah pendendam. Saat ingin menghadapi seseorang yang telah berbuat salah pada mereka, orang melankolis bisa sangat sabar dan menunggu waktu yang tepat untuk melawannya karena seorang melankolis tidak mudah memaafkan seseorang yang telah menyakitinya.

You may also like