Home » Ilmu Psikologi » Psikologi Kepribadian » Perbedaan Antara Sifat dan Karakter Seseorang

Perbedaan Antara Sifat dan Karakter Seseorang

by Raehatul Jannah

Mungkin dari kalian pernah berpikir jika sifat dan karakter merupakan suatu hal yang sama, akan tetapi sebenarnya kedua hal tersebut memiliki beberapa perbedaan. Nah, sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai pembahasan tersebut, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa itu pengertian dari sifat dan karakter.

Sifat merupakan karakteristik atau perilaku individu yang sulit untuk diubah sebab sifat merupakan perilaku bawaan manusia sejak lahir. Dan semakin lama, sifat tersebut akan membentuk kepribadian suatu individu.

Sedangkan karakter merupakan watak atau sifat yang memengaruhi segenap pikiran, perilaku, serta tabiat yang dimiliki oleh manusia. Biasanya sifat yang ada pada karakter ini selalu ditandai sebagai kebaikan atau prestasi moral.

Karena secara etimologi, karakter yang berasal dari bahasa Latin “Kharakter” memiliki arti melekat erat pada sebuah batang pohon. Atau secara harfiah memiliki arti sifat kejiwaan, budi pekerti, tabiat, serta kepribadian.

Oleh karena masih banyaknya orang yang belum mengetahui apa saja perbedaan-perbedaan yang ada di antara sifat dan karakter, berikut beberapa perbedaan yang terlihat di antara sifat dan karakter pada manusia.

Sifat

Sifat merupakan karakteristik dalam diri manusia yang menjadi ciri khasnya. Dan apabila di kombinasikan dengan karakteristik yang lain, sifat tersebut akan membedakan seseorang dengan seseorang yang lain. Sifat juga menunjukkan suatu kualitas karakter yang mendasar seperti cara bertindak, berpikir,dan merasa, yang merupakan sifat alami yang dimiliki manusia.

1. Sifat adalah ciri khas yang dimiliki individu sejak lahir. Dan dikemudian hari, sifat bawaan tersebut akan memengaruhi dan membentuk dasar dari kepribadian setiap individu dengan berbeda-beda pada setiap masing-masingnya.

2. Sifat merupakan hal dasar yang ada pada manusia sejak lahir. Sedangkan karakter merupakan turunan atau lanjutan dari berbagai kombinasi antara sifat dan faktor-faktor lain dari keadaan lingkungan yang seseorang alami dan pelajari sehingga dapat mempengaruhi kepribadian atau sifatnya dalam bertindak.

3. Sifat seseorang bisa berubah ada berbeda tergantung pada suatu hal atau suatu peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitarnya, dan juga suatu kebiasaan yang seseorang lakukan secara terus menerus.

4. Sifat merupakan suatu bentuk respon terhadap lingkungan sekitar, seperti misalnya marah, penyabar, penyayang, sombong, atau iri dengki.

5. Sifat merupakan perilaku manusia yang banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor. Biasanya faktor yang bisa mempengaruhi sifat seseorang adalah sikap, adat istiadat, suasana, nilai, emosi, etika dan genetika.

6. Butuh waktu yang lama untuk lebih mengenal dan mengetahui sifat yang dimiliki oleh seseorang.

7. Sifat yang dimiliki hanya bisa dilihat oleh orang lain, dan setiap individu tidak bisa mengasumsikan sifat yang ada dalam diri mereka.

8. Sifat biasanya dicirikan dengan kemarahan seseorang, kebahagiaan, bijaksana, mandiri, sabar, berintegritas, dll. Maka berbeda dengan karakter yang memiliki 4 tipe, yaitu tipe sanguinis, tipe melankolis, tipe plegmatis, dan tipe koleris. Segala jenis yang termasuk dalam tipe tersebut merupakan kombinasi-kombinasi dari sifat yang ada dalam diri seseorang.

7. Menurut sebuah studi yang diterbitkan di Nature Human Behavior, manusia memiliki empat macam sifat, yaitu rata-rata (average), pendiam (reserved), egois (self-centered), dan panutan (role model). Masing-masil hal itu didasarkan pada Sejauh mana orang menampilkan lima ciri karakter utama yang berbeda termasuk neurotisisme, kesesuaian (agreeableness), kesadaran (Conscientiousness), keterbukaan (openness), dan ekstraversi.

Karakter

Karakter merupakan watak atau tabiat yang ditunjukkan seseorang yang terbentuk dari beberapa faktor seperti keturunan, lingkungan, serta kegiatan sehari-hari. Dan biasanya karakter tersebut memiliki dua tabiat yaitu positif dan negatif sebab adanya pengaruh dari luar/lingkungan. Karakter sendiri bisa dilihat dari tingkah lakunya.

1. Karakter merupakan kepribadian seseorang yang berfokus pada bagaimana cara mengaplikasikan nilai-nilai kehidupan dalam bentuk tingkah laku atau tindakan.

2. Karakter yang baik dan yang buruk dapat dilihat dari perilaku atau tingkah laku yang dilakukan individu dalam kehidupan sehari-hari.

3. Menurut Soemarno Soedarsono, karakter merupakan suatu nilai yang di dapat dari adanya pengalaman, pembelajaran, pengorbanan, percobaan, dan pengaruh lingkungan yang selanjutnya dipadupadankan dengan segala sifat dan nilai yang ada di dalam diri seseorang yang kemudian terwujud di dalam sistem daya juang yang kemudian menandai sikap, perilaku, dan pemikiran individu tersebut.

4. Apabila karakter dapat berubah-ubah sebab adanya faktor luar yang memengaruhi tabiat seseorang, maka sifat yang dimiliki seseorang adalah hal yang sulit untuk diubah, sebab sifat merupakan karakteristik yang sudah ada dan menjadi bawaan lahir setiap individu.

5.Karakter merupakan pembeda dari seseorang yang satu dengan seseorang yang lain. Maksudnya, setiap orang memiliki karakter yang berbeda-beda yang akan membentuk ciri khas kepribadian seseorang tersebut.

6. Karakter merupakan kombinasi sifat-sifat yang dimiliki oleh seseorang, yang melekat di dalam diri setiap individu dan tidak mudah di hapus atau di ubah.

7. Karakter lebih terkait dengan nilai-nilai serta kepercayaan orang-orang.

Berdasarkan beberapa perbedaan yang sudah dijelaskan di atas, dapat disimpulkan bahwa setiap individu memiliki karakter dan sifat yang berbeda-beda yang akan membentuk suatu ciri khas dan kepribadian yang menarik. Karakter dan sifat itu sendiri pun memiliki penjelasan yang berbeda.

Karakter dalam diri seseorang terjadi melalui proses pembelajaran yang panjang dalam kehidupan dan bahkan butuh sepanjang hidup untuk mencari dan memahami apa karakter yang dimiliki setiap masing-masing individu. Sedangkan sifat merupakan kepribadian yang mempunyai sisi positif dan negatif, seperti misalnya sifat bijaksana, dan sifat sombong. Lalu, manakah yang bisa dirubah?

You may also like