Sponsors Link

10 Konsep Dasar Psikologi dalam Memandang Perilaku Bermasalah

Sponsors Link

Terdapat beberapa konsep dasar psikologi dalam memandang perilaku bermasalah yang bisa digunakan sebagai kajian pada saat kita melihat perilaku-perilaku yang dianggap kurang sesuai. Bagaimana pun juga, psikologi pada umumnya akan membahas mengenai sikap dan perilaku seseorang yang dianggap wajar dan normal. Standarnya pun dibuat sedemikian rupa sehingga muncul suatu batas-batas kewajaran orang bisa disebut sehat atau normal dan orang dengan masalah gangguan psikis. Masalah gangguan psikis tersebutlah yang biasanya disebut sebagai perilaku bermasalah. Kerugian yang dialami kadang tidak sebatas pada diri individu itu sendiri namun juga bisa berdampak pada orang di sekitarnya dan bahkan lingkungan. (Baca juga: Psikologi kepribadian)

ads

Melihat hal tersebut, maka berikut ini ada beberapa macam konsep dasar yang bisa ditelaah dalam aliran-aliran psikologi ketika kita melihat suatu perilaku bermasalah. Konsep dasar ini merupakan bagian dari cara kita nantinya untuk menganalisa dan mengamati, apakah perilaku tersebut bisa diatasi, dihindari hingga dicegah. Simak rangkumannya berikut ini:

  1. Konsep Psikoanalisa

Merupakan konsep paling mendasar dan populer yang digunakan dalam ilmu psikologi untuk mengidentifikasi perilaku bermasalah. Teori psikoanalisis klasik ini biasa menjadi muara dalam melakukan analisa perilaku bermasalah. Tokoh yang pertama kali mengemukakan teori ini adalah Sigmund Freud. Dalam konsep psikoanalisa, perilaku bermasalah dianggap timbul karena dorongan dan keinginan dari pikiran yang muncul. Ada beberapa tingkatan kepribadian dimana alam bawah sadar juga menjadi bagian yang mungkin menyebabkan perilaku bermasalah.

  1. Konsep Psikobehaviorisme

Dalam konsep psikobehaviorisme, dijelaskan bahwa perilaku bermasalah sebenarnya timbul lebih karena pengaruh lingkungan sekitar. Bila lingkungan sekitar memungkinkan untuk terjadinya suatu perilaku bermasalah, maka individu bisa saja melakukan hal tersebut dan menyebabkan masalah tersendiri. Konsep ini merupakan konsep umum yang sering terjadi dan bisa diamati secara langsung. Lingkungan memiliki kontribusi tersendiri pada individu untuk memicu terjadi atau tidaknya suatu perilaku bermasalah. Psikologi sosial biasanya banyak membahas akan hal ini.

  1. Konsep Psikohumanistik

Konsep yang populer selanjutnya yaitu konsep psikohumanistik. Melalui konsep ini, psikologi memandang manusia pada dasarnya berkelakuan baik dan mempunya potensi untuk sehat serta kreatif. Perilaku bermasalah akan timbul bilamana manusia tidak memiliki motivasi yang cukup kuat untuk mencapai hal tersebut. Ini tentu saja berkaitan dengan beragam faktor resiko yang mungkin saja dihadapi oleh seseorang. Oleh karenanya, konsep ini biasanya digunakan untuk mengkaji kemungkinan apa saja yang dialami seseorang sehingga timbul perilaku bermasalah.

  1. Koping Tidak Efektif

Bila tiga konsep besar sebelumnya dipecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil lagi, maka kita bisa mendapatkan bahwa salah satu konsep yang memandang perilaku bermasalah bisa terjadi adalah adanya koping yang tidak efektif. Koping merupakan kekuatan seorang individu dalam menghadapi stress. Pola ini sejalan dengan konsep psikohumanistik dimana potensi seseorang untuk sehat dan kreatif kemudian gagal akibat koping yang kurang baik atau tidak efektif sama sekali. Sesuai dengan teori psikologi kepribadian, koping setiap individu berbeda satu sama lain.

  1. Stress Berlebihan

Stress berlebihan masih ada kaitannya dengan koping yang tidak efektif. Ini merupakan salah satu konsep dasar psikologi dalam memandang perilaku bermasalah dimana seseorang yang terpapar oleh stress dan tidak mampu mendapat dukungan yang baik akan menjadi faktor penyebab utama. Perilaku bermasalah timbul akibat seseorang tidak mampu menghadapi stress yang dialami dengan baik sehingga ia bisa mengalami frustasi hingga depresi. (Baca juga: Cara mengatasi stres berat)

  1. Pengalaman Masa Lalu

Apa yang terjadi saat ini, merupakan bentuk dari pengalaman masa lalu yang mungkin menjadi “modal” dari perilaku bermasalah yang terjadi pada seseorang. Sebenarnya konsep ini merupakan bentuk lebih spesifik lagi dari teori yang telah dikemukakan oleh Sigmund Freud dalam konsep psikoanalisanya. Biasanya perilaku bermasalah akan diidentifikasi dengan cara melihat ke belakang apa saja pengalaman masa lalu yang mungkin menjadi faktor predisposisi pada perilaku bermasalah seseorang.

  1. Struktur Kepribadian

Struktur kepribadian juga merupakan pecahan dari konsep psikoanalisa dari Sigmund Freud. Adanya dinamika id, ego dan superego menyebabkan seseorang menjadi memiliki perilaku bermasalah tertentu. Seseorang mungkin akan lebih menonjolkan struktur kepribadian tertentu. Atau, suatu memori dalam struktur kepribadian tertentu muncul dalam bentuk perilaku bermasalah.

Sponsors Link

  1. Sikap Maladaptif

Konsep terakhir yang merupakan bagian dari konsep psikobehaviorisme adalah konsep tentang sikap maladaptif. Perilaku bermasalah bisa digambarkan sebagai suatu rentang respon maladaptif. Ini ada kaitannya pula dengan bagaimana ketersediaan sistem dukungan yang ada dalam lingkungan, apakah memang benar-benar bisa menjadikan seseorang menghadapi stress atau tidak.

  1. Kegagalan Proses Belajar

Proses belajar untuk adaptif bila tidak tercapai bisa menyebabkan perilaku bermasalah. Ini juga masih ada kaitannya dengan koping yang sudah dijelaskan sebelumnya. Kegagalan dalam proses belajar bisa menyebabkan permasalahan tertentu.

  1. Sistem Dukungan Tidak Optimal

Sistem dukungan (support system) diperlukan terutama supaya seseorang benar-benar bisa menghadapi stress dengan baik. Sistem tersebut bisa dibentuk dari kedekatan dengan seseorang, kemampuan berinteraksi dan lain sebagainya. Bila tidak optimal, maka bisa saja seseorang menjadi berperilaku masalah.

Itulah beberapa macam gambaran umum mengenai konsep psikologi kaitannya dengan perilaku bermasalah. Pada dasarnya, tiga konsep utama dalam psikologi yaitu psikoanalisa, psikobehaviorisme dan psikohumanistik adalah konsep mendasar yang memandang perilaku bermasalah sesuai dengan komponen-komponennya yang ada. Selebihnya, merupakan penjelasan lebih lanjut mengenai konsep utama tadi. Semoga informasi mengenai konsep dasar psikologi dalam memandang perilaku bermasalah ini bermanfaat.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :