Sponsors Link

13 Cara Menghadapi Atasan atau Teman Kerja yang Kurang Menyenangkan

Sponsors Link

Meski di tempat anda bekerja suasanya sudah sangat menyenangkan, namun tempat kerja bisa saja menjadi tempat yang menyebalkan dan penuh tekanan, hal ini dikarenakan anda harus menghadapi atasan dan rekan kerja yang kurang menyenangkan.  Banyaknya orang dengan berbagai karakter memang tidak selalu memili kecocokan, apalagi sebagai teman kerja anda dituntut setiap hari harus mengahdapi situasi yang sama dan membuat mood bekerja menjadi berkurang.

ads

Lingkungan sangat memiliki pengaruh besar terhadap kenyamanan suasana hati dalam bekerja. Namun ketika seseorang bisa menciptakan susana yang tidak nyaman pada diri anda pasti hal tersebut akan menganggu proses dan semangat kerja anda. Berkompetisi dalam bekerja secara positiv memang diperbolehkan, tapi pernahkan anda menemui rekan kerja yang penuh ambisius, selalu ingin dipuji dan terlalu mengharapkan promosi dari atasan sehingga melakukan hal di luar kewenangan, dan sampai rela menjatuhkan pihak yang dianggapnya sebagai saingan.

Memiliki atasan yang menyenangkan adalah keinginan setiap orang. Kondisi kerja yang menyenangkan apalagi atasan yang baik pasti membuat karyawan semakin bersemangat dalam bekerja, namun, pernahkan anda bertemu dengan atasan yang kurang menyenangkan, hal ini terkadang menjadi salah satu alasan yang menjadikan karyawan resign dari pekerjannya. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai 13 cara mengatasi atasan atau teman kerja yang kurang menyenaagkan. Simak tips berikut :

  1. Bicarakan langsung pada atasan

Hal ini memang sulit dilakukan apalagi posisi anda sebagai karyawan, tetapi memang tidak ada salahnya dicoba. Bicarakan pada atasan secara langsung bahwa anda ingin memperbaiki hubungan kerja anda dengannya, dan anda merasa sangat sulit untuk bekerja sama dengan baik. Pilihlah waktu yang tepat untuk membicarakan hal tersebut pada atasan secara empat mata, agar tidak terjadi gangguan mood, Katakan padanya bahwa anda ingin membawa perusahaan agar lebih sukses, untuk itu anda butuh kerjasama yang baik dengan atasan anda.

  1. Menghindari konflik

Akar dari banyak masalah di kantor adalah perebutan kekuasaan, adanya perbedaan pendapat antara karyawan satu dengan lainnya sangat sering terjadi, ketidak cocokan sebagai rekan kerja dan saling mempertahankan ego menjadi akar dari masalah. Sebaiknya yang anda lakukan adalah mengindari konflik internal tersebut. Fokuslah bekerja secara baik dan jangan terlalu menunjukan ego anda, dan jangan melibatkan diri dalam masalah tersebut.

  1. Ramah dan bersikap baik kepada siapapun

Cara menjadi pribadi yang menyenangkan tidaklah mudah begitupun menghadapi orang yang menyebalkan di lingkungan kerja sebaiknya dihadapi dengan kebaikan dan jangan pernah bersikap buruk di hadapannya, karena apabila anda melakukan hal yang tidak wajar dan membalas perlakuannya malah akan membuat reputasi anda menurun. Lebih baik mengusahakan selalu menghadapi apapun dengan kepala dingin dan jangan pernah terpancing amarah meski menghadapi macam-macam sifat manusia dan tipe orang seperti ini.

  1. Pujilah atasan anda meski anda tidak menyukainya.

Bagi kebanyakan orang yang haus akan pujian, pasti orang tersebut sangat suka dipuji. Atasan yang memiliki sifat tersebut biasanya lebih suka didengar daripada mendengar, sehingga selalu mengutamakan ego nya dari pada kepentingan orang lain. Hal ini memang sulit dilakukan akan tetapi dengan ini anda menjadi bisa belajar tentang mudah memaafkan dan melihat hal baik yang ada di dalam atasan anda. Carilah sudut yang baik pada atasan anda dan pujilah dia dengan tulus.

  1. Fokus bekerja dan lakukan yang terbaik

Menghadapi rekan kerja yang menyebalkan memang sangat menjengkelkan, tetapi yang harus anda lakukan adalah tetap fokus pada posisi anda di perusahaan, meski anda memiiki rekan kerja dan atasan yang menyebalkan tapi ingatlah bawa saat awal anda di rekrut oleh perusahaan tentu melalui kepercayaan dari perusahaan dan atasan anda. Untuk itu fokuslah memperbaiki diri dan menunjukan segala yang terbaik dari diri anda untuk kemajuan perusahaan.

  1. Bersikap secara profesional

Yang harus diingat adalah, anda dinilai dari hasil kerja anda dan juga sikap perilaku anda di kantor. Jangan mudah terpancing oleh hal-hal yang bisa membuat anda emosional. Bahkan jika ada perlakukan teman kerja yang tidak menyenangkan sekaligus anda harus tetap besifat secara profesional dalam bekerja. Anda harus memahami cara menguatkan mental diri sendiri,  Karena hasil kerja dan sikap anda yang akan dinilai secara nyata oleh perusahaan, karena dengan begitu orang akan melihat mana yang benar dan yang salah.

Sponsors Link

  1. Mendengarkan dan berterimakasihlah

Memiliki rekan kerja yang senang mengkritik bukanlah hal yang aneh, kebanyakan orang yang dirinya selalu merasa tersaingi akan menutupi kekhawatirannya dengan terus mengkritik teman yang dia anggap sebagai saingan. Orang seperti ini bisa dikatakan seperti berusaha menghilangkan trauma di masa lalu.  Tetaplah mendengarkan apapun yang dia katakan, meski dalam hal ini anda tidak menyukainya. akan tetapi  anda tidak perlu ambil pusing dengan sifatnya yang sering mengkritik. Karena sebetulnya yang pantas dalam kapasitas mengkritik pekerjaan kita adalah atasan kita sendiri. Bersyukurlah dan ambil hikmah dri perlakuannya kepada anda.

  1. Selalu ingat mereka manusia biasa

Meski sebesar apapun menyebalkannya sifat rekan kerja atau atasan  anda, mereka tetaplah manusia biasa yang pernah ada di posisi anda. Lebing baik anggap mereka sebagai  genk penganggu di sekolah dasar yang kini menjadi dewasa. Karena kita tidak pernah tau pengalaman apa yang membuatnya bisa melakukan hal yang tidak menyenangkan kepada anda. Karena biasanya orang yang pernah terluka akan berpotensi melukai orang lain juga, sedangkan orang yang selalu bahagia akan selalu membahagiakan orang lain.  Lebih baik cintailah mereka meski seberapa kejamnya atasan atau rekan kerja anda mereka tetap membutuhkan perhatian.

  1. Jangan pernah berniat melaporkan atasan anda meski anda jengkel

Dengan melaporkan atasan anda, bukannya memperbaiki keadaan malah akan memperburuk  suasana kerja dan bisa menimbulkan permusuhan. Bahkan bisa saja akan menganggu karir anda ke depannya di perusahann nanti. Bicaralah secara langsung kepada anda atau rekan kerja anda untuk menyelamatkan hubungan anda dengannya. Agar bisa mendapatkan jalan keluar yang menguntungkan kedua belah pihak.

  1. Jangan mudah percaya pada siapapun

Sebagai rekan kerja atau karyawan yang baik, percaya terhadap orang lain memanglah sangat penting, akan tetapi anda harus melihat situasinya juga. Jangan terlalu mudah percaya pada siapapun, apalagi jika anda masih baru dalam lingkungan kerja yang sekarang. Karena anda belum mengenal secara baik rekan kerja atau atasan anda sebelum mengambil keputusan untuk percaya pada mereka.

Sponsors Link

  1. Membuat kesepakatan

Ketika berada pada suatu konflik atau perdebatan, sebagian orang melihatnya sebagai suatu hal yang untuk dimenangkan pada akhirnya. Bukannya mencari jalan keluar malah menunjukan ego masing-masing. Bersikaplah layaknya sebuat tim kerja dan cari jalan keluar yang tepat dan buatlah kesepakatan dengan rekan kerja anda.

  1. Jangan membawa masalah anda ketika pulang ke rumah

Ingatlah bahwa Peran ayah di dalam keluarga adalah membahagian keluarganya. Jangan pernah membawa pulang masalah anda karena bukan keluarga yang menyebabkan kekesalan kita di tempat kerja, jangan sekali-sekali membawa masalah pekerjaan atau konflik anda pulang kerumah, tinggalkanlah semuanya dikantor, dan ingatlah bawa anda masih bisa menyelesaikan besok di kantor.

  1. Membuat keputusan dan pertimbangan untuk resign

Setiap masalah pasti ada solusinya, apabila jalan keluar dari masalah anda dengan rekan kerja mengalami kebuntuan dan sudah tidak dapat menemukan jalan tengah, anda bisa mempertimbangkan rencana anda untuk resign, tapi hal yang perlu diingat adalah  apakah anda akan mendapatkan pekerjaan lagi dengan cepat dan dengan posisi seperti sekarang, dan apakah perusahaan yang nantinya menjadi tempat anda bekerja akan memiliki kredibelitas yang sama baiknya. Resign dari pekerjaan bukan menjadi jalan keluar satu-satunya malah kemungkinan akan mendambah beban fikiran anda menjadi semakin stress.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Psikologi Sosial