Sponsors Link

13 Aspek Psikososial dalam Keperawatan

Sponsors Link

Dalam sebuah unit keperawatan ada berbagai teknologi canggih dan aplikasi ilmu psikologi dalam keperawatan yang mengelilinginya, dimana dengan alat-alat tersebut tentu saja bisa menyelamatkan pasien, khususnya untuk pasien yang ada dalam keadaan kondisi kritis.

ads

Namun selain itu bisa juga di dalamnya menciptakan suatu lingkungan asing dan juga mengancam adanya suatu kehidupan. dengan adanya berbagai dukungan psikososial di sekeliling keperawatan, bisa saja termasuk di dalamnya membantu dalam sisi keperawatan di dalam rumah sakit dan sebanding dengan penyakit yang dialami oleh pasien tersebut.

Jika kita artikan secara seksama melalui psikologi keperawatan, psikososial bisa diartikan sebagai suatu perubahan yang muncul di dalam kehidupan sebuah individu, baik di dalamnya yang termasuk hal yang sifat psikologik ataupun adanya hubungan sosial yang terdapat pengaruh hubungan timbal balik.

Ada juga yang mengkaitkannya dengan hubungan masalah kejiawaan yang terjadi di dalam masyarakat dan tentu saja bisa sangat mempengaruhi hubungan timbal balik, dnegan adanya suatu perubahan sosial dan juga gejolak sosial di dalam lingkungan masyarakat.

Di dalam keperawatan sendiri, psikososial bisa mencakup kesehatan mental dan juga dari kesehatan jiwa, dengan psikososial juga dapat membangun emosional dari pasien dan juga perilaku yang bisa terlihat di dalamnya.  diantara 13 aspek psikososial dalam keperawatan adalah:

  1. Peningkatan kepercayaan diri

Dalams ebuah keperawatan ada juga beberapa hal yang harus dilakukan, diantaranya peningkatan kepercayaan diri tentang kesembuhan pada pasien dan juga kepada yang merawatnya, dengan aspek tersebut bisa membuat pasien dan juga yang merawatnya menjadi lebih percaya atas kesembuhan yang akan terjadi pada pasien.

  1. Riwayat klien atau pasien

Dari adanya riwayat pasien bisa terlihat dari latar belakaang, dan juga tahap perkembangan yang terjadi dari penyakit yang sedang dialami, adanya keyakinan budaya dan juga sisi spiritual dan keyakinan mengenais ehtanya pasien, akan membantu paisen dalam kesembuhan dan juga dalam sisi keperawatannya. Karena perkembangan kondisi juga termasuk ke dalam kajian psikososial yang cukup penting termasuk di dalamnya komponen kesehatan jiwa.

  1. Penampilan dan perilaku motoric

Dari sisi perawat biasanya akan melakukan pengkajian dari penampilanpaisen, apakah sudah sesuai dnegan usia, apakah sesuai dnegan apa yang sudah dikatakan oleh paisen, dna juga mengani kajian perilaku motoric yang terjadi, sehingga dengan melakukan pengkajian cara bicara dapat diketahui kualitas dan juga kuantitas dari setiap abnormalitas yang terdapat di dalamnya.

  1. Mood dan juga afek

Yang dimaksud mood disini adalah mengenai hal yang berkaitan di dalamnya status emosional yang ada pada diri pasien,  mood juga memiliki peranan yang sangat penting dalams ebuah aspek psikososialuntuk efek sendiri adalah ekspresi dari status emosional dari terlihatnya klien.


  1. Proses berfikir

Dari proses berfikir ini bisa berhubungan dengan bagaimana cara klien tersebut berfikir. Proses piker ini juga bisa disimpulkan dari cara klien tersebut mengutarakan isi fikirannya dari cara bicara, dengan isi piker juga bisa terlihat dari ucapan klien yang memang sebenarnya, untuk perawat sendiri bisa menyimpulkan apakah hal-hal yang dikatakan oleh klien tersebut benar adanya ataukah tidak. Dan juga apakah adanya keterkaitan antara ide yang bisa disampaikan dan berkaitan satu sama lainnya.

  1. Proses intelektual

Adanya orientasi pengenaan pada pasien, tempat dan juga waktu mampu mengetahui tahun yang benar, dan dari terdapatnya sebuah informasi mengenai tempat dan juga waktu, yang di dalamnya biasa disebut sevagai terorinterasi.

  1. Keterlibatan keluarga

Dengan adanya keterlibatan keluarga ini juga mamou melibatkan keluarga dalam melakukan keperawatan, dan sehingga bisa mennetukan dari sumber fisik, psikososial dan juga dari pendidikan dari adanya pelayanan kesehatan yang ada, selain itu juga dapat menentukan dari adanya ketergantungan pasien pada keluarga yang mellaui umur dan juga penyakit.

  1. Kecemasan

Kecemasan bisa dikatakans ebagai salah satu aspek dari psikososial keperawatan, dimana dalam suatu kecemasan terdapat suatu perasaan yang tidak santai, ada juga rasa ketidaknyamanan, perasaan takut yang bisa diikuti degan suatu respon dengan suatu antisipasi bahaya.

  1. Kepanikan

Dalam suatu tingkatan kepanikan bisa berhubungan dengan sesuatu ketakutan dna terror di dlaamnya, rinciannya sendiri bisa kita lihat dari kemampuan seseorang dalam melakukan sesuatu hal. Sikap panic juga bisa memperlihatkan suatu kepribadian dari siis keperawatan. Di dalamnya juga bisa terjadi suatu peningkatan aktovitas motoric. Dan juga persepsi yang menyimpan.


  1. Hubungan social

Hubungan social juga disebut dengan kehdiupan klien, dimana tempat mengadu saat bicara, tempat meminta bantuan dan juga adanya dukungan mateual maupun nin material, dnegan adanya hubungan kelompok social ii juga bisa melaihat sejauh mana adanya perkembangan dari keperawatan pasien.

  1. Pertimbangan fisiologis.

Dalam sisi psikososial, perawat diharuskan untuk menyertakan adanya fungsi fisiologis, meskipun di dalamnya terdapat pengkajian kesehatan fisik dan juga mengenai hal yang tidak dapat diindikasikan, seperti di dalamnya mengenai hubungan emosional, pola atur makan, pola tidur dan hal lainnya.

  1. Sikap dan juga pendekatan perawat

Dari sisi psikososial hal ini tentu bisa sangat mempengaruhi dari adanya pendekatan pada perawat, sehingga harus dilakukan pendekatan agar tidak terjadi ketidaknyamanan diantara perawat dan juga dari sisi klien atau pasien., sehinga akan terdapat informasi yang tersampaikan dengan jelas.

  1. Interaksi

Interaksi memang harus dilakuka dan merupakan elemen yang sangat penting dalam aspek psikososial, karena dengan interaksi yang baik akan terjalin juga hubungan social yang utuh dan nyaman dari sisi perawat dan juga klien.

Dalam secara keseluruhannya manusia merupakan mahlukpsikososial yang bisa menerapkan secara unik tentang sebuah sistem bagaimana cara melakukan interaksi yang baik, dalam hal ini juga manusia bisa dan mampu mepertahankan dengan melakukan keseimbangan di dalam hidupnya, adanya keseimbangan tersebut juga bisa melakukan penyesuaian diri dari lingkungannya, namun jika terjadi pada seseorang yang skait, dan orang tersebut gagal dalam melakukan pertahanan keseimbangan untuk dirinya malah akan sulit melakukan keseimbangan dengan lingkungan.

Sehingga memang harus dilakukan cara agar aspek aspek yang ada di dalam psikososial ini bisa terjalin dengan baik diantara perawat dan juga pasien. termasuk adanya peran psikologi dalam keperawatan yang snagat penting,

Sponsors Link
, , , ,




Oleh :
Kategori : Psikologi Sosial